Tampilkan postingan dengan label tips-and-tricks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips-and-tricks. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

Menginstal Oracle Client 10g di Windows 7

Jika Anda sering berkutat dengan aplikasi dari Oracle, tentunya sudah tidak asing lagi dengan Oracle Universal Installer. Tulisan ini membahas bagaimana cara mengatasi Oracle Universal Installer yang tidak mau mengabaikan pemeriksaan sistem minimal.

Oracle Universal Installer (OUI) dirancang oleh Oracle untuk melakukan pemeriksaan sistem yang akan menggunakan produknya. Pemeriksaan mulai dari folder temporary untuk menampung file sementara ketika proses installasi, memeriksa minimal RAM yang terinstall dan yang menjadi pokok permasalahan di tulisan ini adalah: Sistem Operasi.
Produk kali ini yang akan saya Install adalah Oracle Client 10g versi 10.2.0.3 di Sistem Operasi Windows 7 Enterprise 32-bit. File yang saya gunakan adalah file yang sama ketika saya menginstall Oracle Client di Windows Vista Enterprise. Tapi kali ini error yang terjadi adalah seperti gambar di bawah ini:

Tampaknya installer kali ini hanya maksimal mendukung Windows Vista, tapi belum Windows 7. Seperti layaknya "prosedur" pengabaian pemeriksaan, cukup eksekusi installer dengan command line seperti di bawah ini

drive:> setup.exe -ignoreSysPrereqs
di berbagai platform, penggunaan parameter ignoreSysPrereqs biasanya mengabaikan semua pemeriksaan yang ada, tapi tidak dengan instalasi kali ini. Hasilnya masih tetap sama karena pada command prompt tersebut Installer mengabaikan permintaan untuk mengabaikan pemeriksaan.


Selidik punya selidik, ternyata installer tetap tidak dapat mengabaikan pemeriksaan. Hasil dari googling, didapat komentar untuk menambahkan OS yang digunakan. File yang dimaksud di forum tersebut adalah:

[FolderInstallasi]\client\Disk1\stage\prereq\client\refhost.xml

Cari bagian seperti ini:


Lalu tambahkan 6.1 di sana.

Hasilnya?


Selamat menginstal!
















Senin, 26 Oktober 2009

Menghubungkan Nokia N95 dengan Hidden WLAN

Mungkin memang disengaja oleh pengelola hotspot bahwa WLAN Routernya tidak mem-broadcast Wireless Network Name (atau yang sering disebut juga SSID). Mungkin karena biar gak semua orang latah connect ke hotspot tersebut atau memang pengelolanya ingin menerapkan "Secure by Obsecurity". Tulisan ini menunjukkan bagaimana cara menghubungkan Nokia N95 (bukan yg edisi Internal Memory 8GB) ke Hidden WLAN, tentunya dengan asumsi bahwa semua setting di Hidden WLAN tersebut telah diketahui.

Anggaplah, Hidden WLAN tersebut berada di sebuah rumah seorang teman. Sebelum berusaha menghubungkan perangkat Nokia N95 Anda, terlebih dahulu Anda harus tahu semua setting yang dibutuhkan, yaitu:
1. Wireless Network Name / SSID
2. WLAN network mode: Lewat router khusus buat WLAN atau hanya sharing Access Point misalnya MacBook yang connect ke internet lewat Modem 3,5G lalu koneksinya di-shared melalui AirPort. Jenis WLAN ini disebut Ad-Hoc, atau yg sering disebut Peer-to-Peer Sharing.
3. Wireless Security, misalnya WEP/WPA/WPA2..

Jika Anda tidak memiliki informasi tersebut, jangan harap Anda bisa terhubung ke WLAN yang dimaksud. Oke. Sekarang saya mengasumsikan Anda sudah memiliki semua informasinya.

Di Nokia N95 Anda, masuk ke menu Tools > Setting > Connection > Access points.
Klik Options > New access point. Isi field-field tersebut.
a. Connection Name:
Terserah Anda. Saya menyarankan ini bernama yang unik dan mengandung SSID.

b. Data Bearer:
Tentunya pilih "Wireless LAN", bukan "Packet data"

c. WLAN network name:
Isi dengan SSID.

d. Network Status:
"Hidden", bukan "Public". Kenapa? karena tulisan kali ini tentang bagaimana cara menghubungkan N95 ke Hidden WLAN kan?

e. WLAN network mode:
Pilih "Infrastructure" bila WLAN tersebut menggunakan Router.
Pilih "Ad-Hoc" bila WLAN berasal dari sebuah device.

f. WLAN security mode:
Bila menurut pemilik Hotspot tersebut, tidak ada security, maka Anda selesai sampai sini. Pilih "Open network"
Bila security mode-nya adalah WEP, maka Pilih "WEP"
Security WPA dan WEP sebenarnya sudah 'usang' dan mudah sekali disusupi. Saya menyarankan untuk tidak melakukan kegiatan yang membutuhkan privasi tinggi bila Anda terhubung ke WPA. Saya menyarankan untuk memilih security mode WPA2.

g. WLAN security settings
Sebenarnya ada banyak security setting dari jenis security mode ini. Dalam tulisan ini, saya terhubung ke WLAN dengan WPA2 pre-shared key dengan WPA Algorithm AES.
Pilih "Pre-shared key" lalu masukkan key tersebut ke field selanjutnya.
Karena ini adalah WLAN dengan WPA2 only, pilih field WPA2 only mode "On". Dengan WPA2 only yang disetting di router, device lama yang hanya mendukung WPA tidak akan dapat terhubung ke WLAN ini. Dengan mengizinkan device lama terhubung ke WPA2, hanya akan membuat WLAN tersebut menjadi tidak aman seluruhnya.

h. Homepage.
Silakan isi dengan URL apapun. Kosongkan isian ini jika tidak ingin ada default URL.

Selesai.

Sebuah access point telah tercipta. Uji kebenaran setting ini dengan membuka browser yang terinstall di N95 Anda. Jika semua setting telah benar Anda isikan ke dalam Access Point yang baru saja Anda buat, ada kemungkinan pemilik WLAN tersebut menerapkan pengaman lain yaitu: "White List MAC Address Filtering". Bila benar demikian, maka Anda harus mendaftarkan MAC Address N95 Anda ke router yang dimaksud.

Gunakan kode *#MAC0WLAN# (*#62209526#) untuk mengetahui WLAN MAC Address N95 Anda. Kode dapat dilihat di sini.

Selamat online di hidden WLAN!

Note:
N95 yang digunakan adalah N95 RM-159 dengan Firmware v31.0.017 (16 Dec 2008)
WLAN Router yang digunakan adalah Linksys WRT54G v5 dengan Firmware v1.02.0.
Saya juga tidak serta merta langsung bisa terhubung. Sumber yang saya acu ada di sini.
Semua kata-kata yang berkaitan dengan keamanan bukanlah claim, tapi saya pernah melakukan kegiatan infiltrasi ke WLAN tersebut dan memang tidak aman. Mungkin akan saya tulis tentang keamanan WLAN, mungkin juga tidak.

Senin, 13 April 2009

Setting server AIX agar kenal host yang lain

Heran,

hari gini kok masih juga diminta menghapal IP Address server sih. Bukannya udah ada tugasnya si DNS Server tuh yang memetakan antara nama server menjadi IP Address servernya?

Alasannya simple: "DNS Servernya kan windows, AIX box gw gak bisa mbaca DNS dari Windows."

Doh! *facepalm*

Gini nih kalo keterbatasan ilmu, yang disalahin teknologinya.

Teman, kalo mau nyetting agar AIX box punya sampeyan bisa mengerti nama-nama server ato komputer laen di jaringan yang ada DNS Servernya, ya bukan berarti lu utak-atik file /etc/hosts dan lu isi satu-satu. Bisa modar sampeyan. Belum lagi kalo IP Address dari nama server itu berubah.

Memang, salah satu cara untuk membuat si AIX box mu biar bisa menerjemahkan hostname jadi IP Address, daftarkan di /etc/hosts dengan format ini.


[IPAddress] [HostName] [Alias]......
10.11.12.13 server1.company.com server1
10.11.12.14 server2.company.com server2 serverdb
10.11.12.15 server3 server3.company.com serverapp



Ada cara lain agar AIX box mu bisa secara otomatis kenalan dengan server lain yang sudah terdaftar di DNS Server. Silakan utak-atik file /etc/resolv.conf


nameserver 10.11.12.2
domain company.com



kalo gak tau nilai apa yang diisi di sini, lihat di server Windows deh... ketik perintah "ipconfig /all" dan lihat IP Address DNS Server dan DNS suffixnya. IP Address DNS Server masukkan file /etc/resolv.conf sebagai value untuk nameserver, dan DNS Suffixnya masukkan sebagai domain.

Jangan lupa file /etc/resolv.conf ini disimpan, dan test dengan ping nama server yang udah diketahui IP addressnya..

Bereskan? Gitu aja kok masih bilang Server Windows lebih mudah dimanage :P Kalo masih belom tau gimana cara kerjanya DNS ya silakan liat di sini deh

~a tribute to a friend who claims WinBox is better than anyother server~

Jumat, 20 Maret 2009

Setting Email Ke Server Exchange Di iPhone 3G

Beberapa hari menjelang launching iPhone 3G oleh Telkomsel...

Ada seorang rekan di kantor saya berhasil memiliki iPhone EDGE. Sehari-hari, beliau memang menangani setting dan jaringan, termasuk juga setting koneksi BlackBerry ke Exchange kantor.

Tadi siang, di sebuah selasar salah satu sudut kantor, beliau langsung menodong saya untuk bantu setting agar iPhone EDGE nya bisa menjadi email client domain kantor. Seingat saya, gak ada hambatan ketika saya melakukan setting di iPhone 3G saya untuk bisa connect ke Exchange.

Mulai dengan memilih icon Setting > Mail, Contact, Calendar > add account...

Pilih Exchange Server. Masukkan parameter yg diminta. Kunci keberhasilan setting account email ini adalah sedikit pengetahuan account Anda dan paling tidak pernah berhasil login dan membaca email di Microsoft Outlook Web Access (OWA). Asumsi untuk contoh setting ini adalah:
Alamat OWA: https://owa.company.com/exchange
User: my_domain\userme
Passwd: 123456789!

Alamat email adalah email address yg terlihat oleh recipient bila kita mengirim email.

Domain adalah potongan data yang biasanya digunaka untuk login di OWA. Pada contoh ini, isi domain dengan: my_domain

Username: masukkan tanpa my_domain. Jadi cukup masukkan userme

Password masukkan seperti biasa. Kemudian lanjutkan dengan menekan tombol Next di pojok kanan atas. Tunggu sebentar, iPhone akan menambahkan satu field baru: Server. Isi field ini dengan owa.company.com

Tunggu beberapa saat hingga status menyatakan account is verified. Selamat! Sekarang iPhone Anda telah menjadi Exchange client layaknya "Outlook".

Tapi, hati-hati dengan setting Synchronized. Bila Anda memilih untuk Sync Contacts dan Calendars, maka Contacts dan Calendars di iPhone Anda akan dihapus dan akan dioverride dengan contacts dan calendars di Exchange Server.

Tenang saja, bila Anda butuh contact yg ada di Exchange, secara otomatis ketika Anda memulai mengetik satu huruf, iPhone Anda akan langsung lookup ke Exchange dengan protocol Active Sync. Makanya, fast connection dibutuhkan di sini. Artinya, tinggalkan operator 3G GSM Anda bila claim 3G tapi kecepatannya gak lebih dari dial up.

Selamat beremail ria!


Posted with LifeCast


Rabu, 18 Maret 2009

Firefox yang dituduh sebagai Mobile Device

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat menginstal beberapa FireFox Add-On untuk bereksperimen. Yang pertama adalah User Agent Switcher 0.6.11. Add-On ini berguna untuk mengganti HTTPHeader "User-Agent:" menjadi apapun yang diinginkan. Daftar beberapa User-Agent yang pernah saya identifikasi ada di sini. AddOn kedua, Modify Header untuk bereksperiment dengan header-header yang perlu saya customized sendiri. Ketiga, wmlbrowser untuk mengemulasi halaman WAP.

Nah, dari ketiga ini hasil eksperimen sudah sesuai dengan harapan. Meski semua sudah dikembalikan ke setting awal, masih saja beberapa situs menganggap saya mengunjunginya sebagai mobile device. Contohnya, mail.yahoo.com dan macworld.com.

Meski User-agent sudah dikembalikan ke default FireFox dan Header juga sudah dimatikan., tetap saja FireFox saya menamplikan WAP page situs tersebut. Setelah diintip apa yang dikirimkan oleh browser saya, ternyata FireFox mengirimkan ini:

Accept: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;
q=0.8,text/vnd.wap.wml;q=0.6

okeh. Penyebabnya sudah jelas. Sang WebServer merasa yang mengunjunginya adalah mobile device karena FireFox saya memberikan keterangan bahwa dia mengerti WAP WML. Dengan mematikan opsi "Tell web sites that browser understands WML content", maka Yahoo!mail dan MacWorld.com pun menampilkan WebPage seperti biasa yang dikonsumsi oleh FireFox.

Piyuh.. ada-ada aja..

Selasa, 10 Maret 2009

mendeteksi untuk memanjakan pengguna (iPhone)

Di pertengahan bulan November 2008...

Lagi nungguin makanan datang di FoodCourt Mal Ambassador Kuningan.. Iseng-iseng ngidupin WLAN di iPhone 3G untuk menjajalnya.. eh, tau-tau si operator HotSpot memberikan kejutan yg lucu seperti ini:



Lucu juga nih... Dulu kalo gak salah, CBN HotSpot juga ngasih gratis koneksi seperti ini untuk promosi Nokia N95. Tentunya dengan mendeteksi apa yg disebut-sebut programmer web sebagai User-Agent.

Ini beberapa User-Agent yang berhasil dikumpulin sambil iseng:

Browser: Safari
Device: iPhone 3G
User-Agent: Mozilla/5.0 (iPhone; U; CPU iPhone OS 2_2_1 like Mac OS X; en-us) AppleWebKit/525.18.1 (KHTML, like Gecko) Version/3.1.1 Mobile/5H11 Safari/525.20
Catatan: Angka yang berwarna 2_2_1 menunjukkan versi firmware iPhone tersebut dengan kode versi 5H11. Sementara versi Safari yang digunakan 3.1.1 adalah dengan build no 525.20. Untuk lebih lengkap mengenai deteksi Safari, silakan kunjungi link ini.


Browser: Safari 4.0
Device: iPhone 3G
User-Agent: Mozilla/5.0 (iPhone; U; CPU iPhone OS 3_1_3 like Mac OS X; en-us) AppleWebKit/528.18 (KHTML, like Gecko) Version/4.0 Mobile/7E18 Safari/528.16
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName:Netscape
navigator.appVersion: 5.0 (iPhone; U; CPU iPhone OS 3_1_3 like Mac OS X; en-us) AppleWebKit/528.18 (KHTML, like Gecko) Version/4.0 Mobile/7E18 Safari/528.16
navigator.platform: iPhone
navigator.vendor: Apple Computer, Inc.
navigator.vendorSub:


Browser: Nokia Browser
Device: N95
User-Agent:Mozilla/5.0 (SymbianOS/9.2; U; Series60/3.1 NokiaN95/30.0.015; Profile/MIDP-2.0 Configuration/CLDC-1.1 ) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413


Browser: Nokia Browser
Device: N95
User-Agent:Mozilla/5.0 (SymbianOS/9.2; U; Series60/3.1 NokiaN95/35.0.002; Profile/MIDP-2.0 Configuration/CLDC-1.1 ) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName:Netscape
navigator.appVersion:7.0
navigator.platform: Series60
navigator.vendor: Apple Computer, Inc.
navigator.vendorSub: undefined


Browser: Nokia Browser
Device: 5800
User-Agent:Mozilla/5.0 (SymbianOS/9.4; U; Series60/5.0 Nokia5800d-1/31.0.101; Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 ) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName:Netscape
navigator.appVersion:5.0 (SymbianOS/9.4; U; Series60/5.0 Nokia5800d-1/31.0.101; Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 ) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413
navigator.platform: S60
navigator.vendor: Apple Computer, Inc.
navigator.vendorSub: undefined


Browser: Nokia Browser
Device: E71
User-Agent: Mozilla/5.0 (SymbianOS/9.2; U; Series60/3.1 NokiaE71-1/100.07.76; Profile/MIDP-2.0 Configuration/CLDC-1.1 ) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName:Netscape
navigator.appVersion:7.0
navigator.platform: Series60
navigator.vendor: Apple Computer, Inc.
navigator.vendorSub: undefined


Browser: SE Browser
Device: SonyEricsson W850i
User-Agent: SonyEricssonW850i/R1JG Release/Feb-15-2007 Browser/NetFront/3.3 Profile/MIDP-2.0 Configuration/CLDC-1.1


Browser: SE Browser
Device: SonyEricsson W910i
User-Agent: SonyEricssonW910i/R1FA Browser/NetFront/3.4 Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName: ACCESS NetFront
navigator.appVersion:3.4
navigator.platform: undefined
navigator.vendor: undefined
navigator.vendorSub: undefined


Browser: IE Mobile 6
Device: HTC Touch Pro Sprint H/W, Alltel ROM
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows CE; IEMObile 8.12; MSIEMobile 6.0) Alltel HTC Touch Pro


Browser: Opera 9
Device: HTC Touch Pro Sprint H/W, Alltel ROM
User-Agent: Opera/9.6 (Windwos NT 6.0; U; en) Presto/2.1.1

*updated 27 May 2010*
Browser: IE 6 Mobile
Device: HTC Imagio
User-Agent:Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows CE; IEMobile 8.12; MSIEMobile 6.0) 480x800; XV6975; Windows Mobile 6.5 Professional;
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName: Microsoft Internet Explorer
navigator.appVersion: 4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows CE; IEMobile 8.12; MSIEMobile 6.0) 480x800; XV6975; Windows Mobile 6.5 Professional;
navigator.platform:WinCE
navigator.vendor: undefined
navigator.vendorSub: undefined


Browser: Opera 9.5
Device: HTC Imagio
User-Agent: XV6975 Opera/9.50 (Windows NT 5.1; U; en); navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName: Opera
navigator.appVersion: 9.50 (Windows NT 5.1; U; en)
navigator.platform:Windows Mobile
navigator.vendor: undefined
navigator.vendorSub: undefined


Browser: BlackBerry
Device: BlackBerry 9700 (Onyx)
User-Agent: BlackBerry9700/5.0.0.442 Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 VendorID/102
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName: Netscape
navigator.appVersion: 5.0.0.442 Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 VendorID/102
navigator.platform:BlackBerry
navigator.vendor: undefined
navigator.vendorSub: undefined

Browser: BlackBerry Browser
Device:BlackBerry 9000 (Bold)
User-Agent: BlackBerry9000/5.0.0.411 Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 VendorID/102
navigator.appCodeName:Mozilla
navigator.appName: Netscape
navigator.appVersion: 5.0.0.411 Profile/MIDP-2.1 Configuration/CLDC-1.1 VendorID/102
navigator.platform:BlackBerry
navigator.vendor: undefined
navigator.vendorSub: undefined

Di bawah ini User-Agent untuk WebBrowser di PC


Browser: Safari 4 Public Beta (528.16)
Platform: Vista SP1
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US) AppleWebKit/528.16 (KHTML, like Gecko) Version/4.0 Safari/528.16

Browser: Safari 3.1.2
Platform: Leopard 10.5.6
User-Agent: Mozilla/5.0 (Machintosh; U; Intel Mac OS X 10_5_6; en-us) AppleWebKit/525.18.1 (KHTML, like Gecko) Version/3.1.2 Safari/525.20.1

Browser: Chrome 1.0.154.48
Platform: Vista SP1
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US) AppleWebKit/525.19 (KHTML, like Gecko) Chrome/1.0.154.48 Safari/525.19

Browser: FireFox 3.0.7
Platform: Vista SP1
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US; rv:1.9.0.7) Gecko/2009021910 Firefox/3.0.7

Browser: FireFox 2.0.0.14
Platform: Leopard 10.5.6
User-Agent: Mozilla/5.0 (Macintosh; U; Intel Mac OS X; en-us; rv:1.8.1.14) Gecko/20080404 Firefox/2.0.0.14

Browser: IE7
Platform: Vista SP1
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0; GTB5; SLCC1; .NET CLR 2.0.50727; .NET CLR 3.0.04506; InfoPath.2; .NET CLR 1.1.4322; FDM; MS-RTC LM 8; OfficeLiveConnector.1.3; OfficeLivePatch.0.0)

*updated 30 March 2009*
Browser: IE8
Platform: XP SP3
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 8.0; Windows NT 5.1; Trident/4.0; GTB5; .NET CLR 1.1.4322; FDM; .NET CLR 2.0.50727)

*updated 31 March 2009*
Browser: IE8
Platform: Vista SP1
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 8.0; Windows NT 6.0; Trident/4.0; GTB5; SLCC1; .NET CLR 2.0.50727; .NET CLR 3.0.04506; InfoPath.2; .NET CLR 1.1.4322; FDM; MS-RTC LM 8; OfficeLiveConnector.1.3; OfficeLivePatch.0.0)


Ada lagi yang ingin menambahkan? :)
Untuk menangkap User-Agent ini, kunjungi http://bit.ly/pglyoyo Bila Anda beruntung, Anda mungkin menemukan bahwa nomor pelanggan Anda ikut dikirimkan juga ketika Anda browsing :) Stay safe!



Senin, 01 Desember 2008

Lagi-lagi N73 yang bermasalah

Huff...

Setelah pertengahan September 2008 kemarin N73 punya istri tercinta gagal di-update firmwarenya menggunakan NSU, sekarang N73 Merah Putih ini ngambeg karena otaknya kurang banyak. Errornya selalu: "Memory Low. Delete some data". Padahal oleh sang istri tercinta, file-file foto dan video anak kami udah secara otomatis di simpan di miniSD.

Heran, padahal memory udah dibeliin yang 2GB. Sekarang, masih aja error itu muncul. Solusi untuk membawa ke Nokia Care Center atau ke servis, kayaknya ujung-ujungnya cuma format ulang aja. Bah! Udah kayak mikocok aja yang kalo ada masalah di format. Itu sih bukan menyelesaikan masalah namanya. Lagian contact, bookmarks, calendar kalo gak di backup melalui PC-Suite, pasti lenyap. Belum lagi kalo PC-Suite nya gak bisa ngerestore hasil backup-an dia sendiri. Ckckckckck....

Untungnya udah menginstall X-plore dari LonelyCatGames. Liat sana-liat sini. Ternyata penyebabnya adalah file C:\Data\lifeblog\Database\Lifeblog.db yang membengkak gila-gilaan. Aplikasi ini secara "sok tau" membuat dirinya sebagai default blogging application yang langsung secara aktif menjadikan semua media di N73 sebagai potential blog entries.

Jika nekat langsung menghapus file tersebut, errornya adalah mutual exclusive karena file tersebut langsung dipegang oleh aplikasi LifeBlog. Kalo dilihat-lihat sih, aplikasi ini mungkin berjalan secara background dan aktif mengumpulkan item yang diperkirakan oleh dia menjadi potensi blog entry. Jadi satu-satunya cara adalah menghapus file tersebut melalui aplikasinya.

Nah, masalah kedua adalah error menjalankan aplikasinya sendiri. Bila memory udah terlalu low, katakanlah free space di C:\ udah dalam satuan kurang dari 20kb, lakukan penghapusan file-file yang gak penting. Misalnya di folder C:\cache. Folder ini saya bilang aman karena isinya adalah file gambar sewaktu browsing melalui HP. Ingat: Saya tidak bertanggung jawab bila Anda secara sengaja ataupun tidak menghapus file-file penting di N73.

Setelah free lebih dari 200kB, cukup untuk menjalankan aplikasi LifeBlog. Lanjutkan dengan masuk ke menu Option > Settings > Item Types. Ternyata, aplikasi ini cukup gila dan sok tau dengan menganggap file-file Images, MMS, SMS, Video, Notes, dan Sounds sebagai potensi blog entry. Dengan senang hati, saya langsung menghapus semua tanda pada item tersebut, dan hasilnya adalah: C:\Data\lifeblog\Database\Lifeblog.db berukuran tinggal 15kB saja, dari 23.4MB.

Yasud! Otak si N73 pun bertambah lapang :) Istri pun senang...