Tampilkan postingan dengan label update. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label update. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Februari 2009

FireBug 1.3.0 update sebesar 4GB?

Baru saja start-up Vista Enterprise, kemudian hidupkan Firefox 3.0.6... Seperti biasa, setting untuk selalu memperbaharui add-on dihidupkan dan sekarang sedang melakukan pengecekan ke server.. Ada yang aneh di sini...


Gila! Firebug 1.3.0 update sebesar itu? Bisa jadi topdownloader nih di sini...

Setelah ditunggu beberapa detik (ya, detik bukan menit apalagi jam), update telah selesai. Sepertinya ini bug dari Firefoxnya kah? atau bug dari Firebug? :)

Yah, hitung-hitung penyegaran di Senin pagi hari sebelum kerja...

Jumat, 30 Januari 2009

iPhone Firmware v2.2.1 telah tersedia...

Setelah sebelumnya didahului email notifikasi dari Apple Developer Connection untuk mendownload XCode for iPhone 2.2.1, sekarang iTunes langsung memberikan notifikasi untuk mendownload iPhone firmware v2.2.1..

File sebesar 264.4MB telah didownload dan siap diinstall... More review about it. itu kalo ada yang bisa di-review ;) Berikut beberapa snapshot dalam proses updating iPhone 3G ku...







It takes 35 minutes to upgrade my iPhone 3G from 2.2 to 2.2.1 with iTunes on Vista 32bit SP1, C2D E6550 @ 2.33GHz, RAM 2GB..

Gak ada yang baru dari update versi ini. Bahkan setting Date & Time pun masih belum mendukung format Indonesia, meski *katanya* secara resmi Telkomsel memboyong iPhone 3G ke Indonesia tanggal 25 Februari inih...

Rabu, 01 Oktober 2008

Firmware N95 v30.0.15 sudah bisa didownload

Lagi iseng connecting USB cable DKE-2 ke N95, trus klik Nokia Software Update... Hmmm... kok sudah ada lagi ya update firmware buat N95. Perasaan, minggu ketiga bulan September belum ada nih update...

Siap mengupdate firmware ini? Koneksi internet yang mendukung HTTPS serta siapkan quota 117MB..

Hmm.. nantilah, kalau sudah ada waktu dan quota untuk mendownload ini. Updates tentang firmware baru ini akan diposting setelah selesai mendownload..

Minggu, 14 September 2008

N73 telah kembali dan Restore dari PC Suite Backup

Wah, cepat sekali!

Itu komentar saya ketika ditelpon oleh NCC bahwa N73 yang tanggal 11 yang lalu saya titipkan di sana untuk di reflash. Tapi ternyata ada biaya yang harus saya bayar sebesar 75ribu rupiah karena biaya reflash tersebut untuk N73 Indonesia yang sudah tidak berlaku lagi masa garansinya.

Okelah. Uang sejumlah Rp75.000 untuk biaya menghidupkan kembali N73 yang gagal update.

Setibanya di sana, cek sana-cek sini. Saya menerima hasil reflash tersebut dengan hasil firmware 4.0812.4.0.1, sesuai seperti usaha saya mengupdate melalui NSU. Padahal, ketika saya menginapkan N73 ini, firmware yang ada di sana cuma versi 3.xxxx.x.x.x. Apa memang baru diizinkan ya versi ini digunakan oleh NCC? Gak tau lah..

Ketika pembayaran dilakukan, ternyata... biayanya menjadi 120ribu rupiah. Lah! Bukannya tadi melalui telepon biayanya 75ribu? Protes pun dilancarkan dengan keras (* hehehe... exagerating ye? *) Ternyata, (lagi-lagi) frontliner salah menginformasikan ada biaya komponen yang harus dibayar.

Ha? komponen apa lagi yang harus diganti? bukankah untuk re-flashing tidak perlu mengganti komponen apapun? Pihak teknisi langsung mengeluarkan bungkus plastik kecil berisi komponen yang telah diganti. Disebutkan bahwa itu adalah komponen konektor audio yang tidak berfungsi. Mungkin itu penyebab gagalnya update?

Makin aneh aja nih Nokia Indonesia. Kalau saja saya seperti pengguna lainnya, saya mungkin menerima keputusan itu. Tapi, maaf. Saya bukan pengguna biasa. Setelah NSU di salahkan sebagai penyebab kegagalan update firmware, sekarang konektor kecil yang saya sendiri tidak tau apa hubungannya konektor itu dengan reflashing. Apa mungkin konektor itu rusak ketika para teknisi yang menyambungkan kabel dari Griffin Box ke N73 ini? Gak tau lah...

Yasud. Dibayarlah Rp120.000 untuk menebus sesuatu yang aneh...

Sekarang, mari merestore data yang pernah di backup. Merupakan kebiasaan saya sebelum mengupdate firmware untuk melakukan backup data melalui PC Suite. Entah kenapa, sewaktu saya melakukan backup N73 ini, saya mempunyai ide yang agak aneh. Biasanya saya melakukan backup semua item di N95 saya di dalam satu file backup. Tapi tidak kali ini dengan N73. Saya melakukan full backup, dan melakukan backup per item, yaitu backup phonebook, backup setting, backup notes, backup calendar, backup bookmark. Sedangkan Video, Image, dan SMS saya biarkan di miniSD.

Ternyata, unusual backup behaviour yang saya lakukan membawa keberuntungan :) Hasil full backup dari Nokia PC Suites tidak bisa di Restore lagi di firmware yang baru ini. Hasil errornya menunjukkan tidak ada satupun data yang berhasil di tulis lagi di N73. Kemudian, saya lakukan restore dari file untuk masing-masing item. Hasilnya memuaskan! Phonebook, Calendar, Bookmark, Notes, dan Setting kembali seperti sediakala :) SMS, Video, dan Image pun langsung terdetect di N73 yang baru inih..

Jadi, moral of storynya adalah:
1. Lakukan Backup sebelum upgrade firmware. Jangan lakukan full backup, tapi one backup per one item.
2. Berdoa agar proses update firmware berhasil, bila tidak di reflash di NCC

Sang Istri tercinta pun cuma sambil senyum dan bilang: "Makanya, kalo gak rusak jangan diupgrade dong hp ku..." Hehehe... dia gak tau aja story behind upgrade ini..

Jumat, 12 September 2008

Bencana Upgrade firmware N73

Okeh.

Mumpung lagi gak ada kerjaan (*yang berarti dan berat *), lagi iseng untuk mengupgrade semua firmware gadget. N95 classic sudah berhasil di upgrade. Hasilnya: bisa membuat Video menjadi Ringtone. Kerren! :) hehehe...

Berharap N73 punya Istri juga bisa menjalankan Video sebagai ringtone, maka ritual update pun di jalankan. Seperti biasa, menggunakan Nokia Software Updater versi yang baru saja di download untuk mengupdate N95.

Setelah mendownload 117MB firmware N73 v4.0812.4.0.1, langkah selanjutnya adalah membiarkan NSU melakukan update. Ditunggu. Ditunggu. Menanti.

Lho, kok sudah satu jam lebih proses upgradenya tidak kunjung selesai? Layar N73 tetap hitam, dan status di NSU tetap tertera: "Updating firmware".

Hmm...

Ada yang salah kah?

Browse sana-sini, banyak yang menganjurkan untuk mencabut kabel USB dari N73, kemudian lakukan proses updating ulang. Memang, NSU langsung mendeteksi bahwa ada update N73 firmware yang belum selesai, sehingga bisa langsung dilanjutkan tanpa melakukan proses download lagi. Tapi, meskipun dilakukan berkali-kali, N73 tetap saja hitam kelam, tidak memberikan response apapun.

Forum yang lain juga mengusulkan untuk melakukan startup dalam recovery mode dengan menggunakan "3 Finger Deep Reset" yaitu menggunakan tombol [*], [3], [GREEN/YES/CALL BUTTON] dan tombol [Power]. Mau dilakukan berkali-kali juga hasilnya tetap sama, tetap hitam kelam :(

Langkah terakhir: Mengunjungi NCC di Grand Indonesia.
Solusi yang ditawarkan: Re-Flash ulang firmwarenya dengan yang ada dengan konsekuensi hilang semua data di internal memory. Sialnya, mereka masih menggunakan firmware 3.xxxx.x.x.x. Padahal tujuannya saya melakukan upgrade agar pindah ke firmware versi 4 atau yang lebih baru. Yasudah, ketimbang tidak bisa hidup sama sekali.

Untungnya, semua jenis data di internal memory sudah dibackup. Jadi tidak masalah mau di flash atau tidak oleh NCC.

Yang membuat heran, orang-orang di NCC Grand Indonesia malah menyalahkan saya karena melakukan proses update menggunakan NSU. Lah, Nokia Indonesia sendiri menyediakan CD installer PC Suites yang termasuk di dalamnya NSU untuk melakukan update. Kenapa NCC di sini malah menyalahkan orang yang menggunakan NSUnya? Kalaupun NSU tidak di approved oleh NCC, kenapa Nokia Indonesia menyertakan NSU di dalam CD installernya? Heran!

NCC menjanjikan 2 minggu maksimal waktu yang dipergunakan untuk melakukan flashing ulang. Mari ditunggu hasilnya...